Belakangan ini media sosial ramai diperbincangkan tentang beredarnya sebuah foto seorang wanita berjilbab sedang duduk dan menikmati makanan didepan sebuah kedai yang bertuliskan "Siomay Cu-Nyuk". Tahukah kalian apa arti sebenarnya kata Cu-Nyuk? Dalam bahasa Khek/Hakka, kata "Cu" berarti babi, dan kata "Nyuk" berarti daging. Jadi kata "Cu-Nyuk" memiliki arti daging babi.
Didalam foto nampak terlihat seorang wanita berjilbab sedang menikmati makanan yang telah dibelinya dari kedai tersebut. Hal itu mungkin karena wanita tersebut tidak tahu makanan apa yang sedang dibeli dari kedai Cu-Nyuk itu. Selain dikedai tersebut, ternyata banyak sekali istilah-istilah asing berkaitan dengan babi yang ada diberbagai restoran, terutama restoran asia.
Agar terhindar dari makanan yang terbuat dari daging babi tersebut, sebaiknya kenali istilah-istilah asing berkaitan dengan babi berikut ini:
- Cu nyuk: Seperti yang telah disebutkan diatas, merupakanan sebutan daging babi dalam Bahasa Khek/Hakka. Istilah ini biasanya digunakan dalam makanan bubur dan siomay.
- Bak: Sebutan daging babi dalam Bahasa Tiongkok. Misal, bakkwa dan bak kut teh. Kalian perlu berhati-hati, karena bakpao dan bakso juga bisa menggunakan daging babi.
- Char siu, cha siu, char siew, chashu: Merupakan suatu hidangan Kanton yang berupa daging babi barbeque.
- Rou: Sebutan babi dalam Bahasa Mandarin. Misalnya rou jia mo, hongshao rou, yuxiangrousi, tuotuorou.
- Yakibuta: Merupakan salah satu hidangan Jepang yang mirip char siu, biasanya digunakan sebagai topping pada ramen.
- Nibuta: Salah satu hidangan daging babi berupa pundak babi yang dimasak dengan sedikit kuah.
- Dwaeji: Sebutan daging babi dalam Bahasa Korea. Istilah ini biasa digunakan sebagai varian galbi dan bulgogi.
- Tonkatsu: Salah satu hidangan Jepang berupa irisan daging babi yang dilapisi tepung panir kemudian digoreng.
- Tonkotsu: Merupakan salah satu hidangan Jepang berupa ramen, yang dibuat dari rebusan lemak, tulang, dan kolagen babi.
- Butaniku: Merupakan sebutan daging babi dalam bahasa Jepang.
- B2: Merupakan sebutan untuk makanan yang menggunakan daging babi di daerah Yogyakarta dan Batak.
- Khinzir: Sebutan babi dalam Bahasa Melayu dan Arab.
Dengan mengetahui istilah-istilah asing terkait babi diatas, kita bisa terhindar dari semua makanan-makanan yang menggunakan bahan dasar daging babi. Jika kalian ragu terhadap bahan-bahan yang digunakan dalam suatu makan yang hendak dibeli, sebaiknya tanyakan langsung kepada penjual tersebut bahan apa saja yang digunakan. Hal ini untuk mencegah agar kita tidak mengalami kejadian serupa yang dialami seorang wanita berjilbab yang membeli siomay cu-nyuk.
Share This :

0 comments:
Post a Comment