Mungkin banyak dari kita tanpa menyadari sering melakukan kebiasaan menggigit kuku. Entah pada saat menonton televisi, saat santai, ataupun saat mengalami kegelisahan. Kita mungkin saja beranggapan bahwa kebiasaan tersebut merupakan hal lumrah dan biasa saja, namun tahukah bahwa kebiasaan menggigit kuku ternyata dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius?
Seorang ahli dalam bidang masalah kuku, Richard M.D di Weill Cornell Medical College dan merupakan salah satu anggota dari American Academy of Dermatology menyebutkan bahwa kebiasaan menggigit kuku ternyata dapat menyebabkan masalah-masalah kesehatan yang serius.
1). Infeksi Bakteri
Masalah ini dapat saja muncul karena kuku menjadi salah satu tempat berkumpulnya bagi banyak bakteri dan kuman, terutama bakteri salmonella dan E.coli. Kedua bakteri ini biasa berdiam diantara ujung kuku dan kulit, sehingga bakteri ini dapat masuk ke mulut dan saluran pencernaan apabila kita menggigit kuku. Yang pada akhirnya bakteri ini menginfeksi saluran pencernaan dan mengakibatkan diare ataupun sakit perut.
Masalah ini dapat saja muncul karena kuku menjadi salah satu tempat berkumpulnya bagi banyak bakteri dan kuman, terutama bakteri salmonella dan E.coli. Kedua bakteri ini biasa berdiam diantara ujung kuku dan kulit, sehingga bakteri ini dapat masuk ke mulut dan saluran pencernaan apabila kita menggigit kuku. Yang pada akhirnya bakteri ini menginfeksi saluran pencernaan dan mengakibatkan diare ataupun sakit perut.
2). Infeksi Paronychia
Mungkin masalah pada nomor satu di atas merupakan masalah yang ringan dan dapat disembuhkan dengan cepat. Namun kebiasaan menggigit kuku dalam waktu cukup lama dapat menyebabkan suatu infeksi bernama Paronychia. Infeksi dapat terjadi apabila terdapat luka pada ujung jari ketika kita menggigit kuku, sehingga bakteri dan jamur dapat masuk ke dalam. Akibatnya, jari akan mengalami pembengkakan, dan terjadi penumpukan cairan atau nanah di bawah kuku. Jika hal ini terjadi, infeksi ini dapat disembuhkan dengan cara operasi dan dirawat dengan antibiotik serta obat jamur.
Mungkin masalah pada nomor satu di atas merupakan masalah yang ringan dan dapat disembuhkan dengan cepat. Namun kebiasaan menggigit kuku dalam waktu cukup lama dapat menyebabkan suatu infeksi bernama Paronychia. Infeksi dapat terjadi apabila terdapat luka pada ujung jari ketika kita menggigit kuku, sehingga bakteri dan jamur dapat masuk ke dalam. Akibatnya, jari akan mengalami pembengkakan, dan terjadi penumpukan cairan atau nanah di bawah kuku. Jika hal ini terjadi, infeksi ini dapat disembuhkan dengan cara operasi dan dirawat dengan antibiotik serta obat jamur.
3). Tertular Virus HPV
Masalah kesehatan berbahaya lainnya akibat kebiasaan menggigit kuku adalah tertular virus HPV atau virus menular seksual. Seseorang dapat tertular virus ini karena berhubungan seksual dengan orang lain dan menyentuh organ intim. Selain dapat menyebar melalui tangan, virus ini dapat menular melalui mulut saat seseorang menggigit kuku. Tentu jika hal ini terjadi penularan akan semakin menyebar ke tubuh.
Masalah kesehatan berbahaya lainnya akibat kebiasaan menggigit kuku adalah tertular virus HPV atau virus menular seksual. Seseorang dapat tertular virus ini karena berhubungan seksual dengan orang lain dan menyentuh organ intim. Selain dapat menyebar melalui tangan, virus ini dapat menular melalui mulut saat seseorang menggigit kuku. Tentu jika hal ini terjadi penularan akan semakin menyebar ke tubuh.
4). Merusak Struktur Gigi
Selain masalah kesehatan di atas, kebiasaan menggigit kuku ternyata juga dapat merusak struktur gigi kalian. Dengan kebiasaan menggigit kuku, struktur gigi seseorang dapat berubah menjadi aneh. Selain itu, kebiasaan tersebut juga dapat menyebabkan infeksi pada gusi.
Selain masalah kesehatan di atas, kebiasaan menggigit kuku ternyata juga dapat merusak struktur gigi kalian. Dengan kebiasaan menggigit kuku, struktur gigi seseorang dapat berubah menjadi aneh. Selain itu, kebiasaan tersebut juga dapat menyebabkan infeksi pada gusi.
Itulah beberapa dampak negatif akibat kebiasaan menggigit kuku, jadi sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut jika kalian melakukannya. Mungkin kebiasaan ini tanpa sadar kalian lakukan terutama pada saat gelisah ataupun cemas, jadi cobalah untuk menyingkirkan rasa cemas dengan kegiatan lain.
Share This :

0 comments:
Post a Comment