Thursday, 2 April 2015

Pengertian dan Definisi Worm

    Share This :
Pengertian dan Definisi Worm

Setelah sebelumnya kita telah membahas tentang Pengertian dan Definisi Trojan Horse serta jenis-jenisnya, kali ini kita akan membahas jenis malware lain, yaitu worm.

Apa itu Worm?

Istilah worm diambil dari bahasa Inggris yang berarti cacing, jika berhubungan dengan komputer maka kita bisa menyebutnya cacing komputer. Di dalam keamanan komputer, worm adalah sebuah program yang diciptakan untuk mengganggu sistem komputer serta dapat menggandakan dirinya sendiri pada sistem komputer. Worm dapat menggandakan dirinya melalui jaringan komputer (LAN/WAN/Internet) tanpa campur tangan dari pengguna komputer.

Cara kerja Worm

Jika virus komputer mampu merusak sistem komputer, worm tidak dapat merusak data atau file sistem komputer yang diinfeksinya. Worm hanya bersifat sebagai parasit pada komputer. Meskipun demikian, jika dibiarkan maka worm secara pelahan-lahan dapat menurunkan kinerja komputer. Dibanding virus komputer, selain menyebar pada suatu sistem worm juga mampu menyebar ke banyak sistem memanfaatkan jaringan yang terhubung dengan sistem yang telah diinfeksinya.

Dalam hal penyebaran atau menginfeksi komputer korban, worm juga berbeda dengan virus komputer. Jika virus komputer dapat menggandakan dirinya dengan cara menyisipkan salinan dirinya di dalam program lain, worm dapat menggandakan dirinya sendiri tanpa campur tangan dari pengguna komputer. Meskipun demikian, worm hanya dapat menggandakan dirinya jika terdapat celah keamanan suatu sistem operasi atau yang disebut dengan vulnerability. Beberapa worm juga dapat menghabiskan bandwidth dari jaringan komputer yang telah terinfeksi, sehingga konektivitas jaringan akan terasa sangat lambat.

Beberapa contoh worm yang sering menginfeksi komputer:



1. ADMw0rm: Worm ini dapat melakukan ekspolitasi terhadap layanan jaringan BIND (Berkeley Internet Name Domain), dengan cara melakukan buffer-overflow.
2. Code Red: Worm ini dapat melakukan eksploitasi terhadap layanan IIS (Internet Information Services) versi 4 dan versi 5, juga dengan cara melakukan serangan buffer-overflow.
3. LoveLetter: Worm ini menyebar dengan cara mengirim salinan dirinya melalui email kepada seluruh alamat email yang terdapat pada Address Book/daftar kontak.
4. Nimda
5. SQL-Slammer


Itulah penjelasan mengenai pengertian dan definisi Worm. Meskipun worm tidak dapat merusak data pada komputer, namun akibat yang ditimbulkan sangat merugikan. Sebagai contoh ketika terjadinya wabah Worm Blaster yang mampu melumpuhkan jaringan-jaringan raksasa di beberapa negara besar.

Baca juga:



Ditulis oleh:
Muh. Zidna Arif A. (13.1.03.03.0045)
2B Sistem Informasi
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Share This :

0 comments:

Post a Comment