Thursday, 18 September 2014

Manfaat Jalan Kaki Untuk Kesehatan Mental

    Share This :

Mungkin kalian berpikir jalan kaki hanya bermanfaat untuk kebugaran fisik saja. Tapi tahukah kalian bahwa jalan kaki tidak hanya bermanfaat untuk kebugaran tubuh saja? Jalan kaki juga dapat memberikan manfaat baik bagi kesehatan mental.

Dan berikut ini adalah manfaat jalan kaki bagi kesehatan mental kita, seperti yang dilansir oleh Health Me Up.

1. Memperlambat Penurunan Mental
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa, mereka yang sering berjalan kaki mempunyai resiko yang rendah untuk terkena penyakit yang berhubungan dengan penurunan memori. Penelitian ini dilakukan pada wanita berusia di atas 65 tahun.

2. Mengurangi Stres
Jika kalian sedang merasa stres, cobalah perbanyak melakukan jalan kaki. Sebab dengan melakukan jalan kaki dapat meningkatkan hormon norepinefrin yang ada di dalam otak. Hormon ini dapat bermanfaat meredakan stres.

3. Membuat Bahagia
Dengan melakukan jalan kaki juga dapat melepaskan hormon endorphin. Hormon ini berguna untuk menambah euforia dan kebahagiaan di dalam tubuh kita.

4. Mencerahkan Suasana Hati
Selain dapat membuat kita bahagia, hormon endorphin yang dilepaskan pada saat berjalan kaki juga dapat meningkatkan mood kita secara keseluruhan.

5. Membuat Tubuh Lebih Santai
Para peneliti kesehatan mengungkapkan bahwa ketika kita berjalan kaki terjadi peningkatan suhu inti dalam tubuh. Dan kemudian suhu ini secara otomatis akan turun kembali menjadi normal, sehingga menyebabkan tubuh kita lebih rileks dan mudah mengantuk. Maka dari itu berjalan kaki juga merupakan salah satu cara tepat mengobati insomnia.

6. Menurunkan Resiko Alzheimer
Penelitian juga menunjukkan bahwa pria berusia 71-93 yang sering berjalan kaki mempunyai resiko lebih rendah terkena penyakit Alzheimer.

Berjalan kaki ternyata mampu memberikan manfaat besar bagi kesehatan fisik maupun mental kita. Oleh karena itu jika kalian sedang merasakan stres, luangkanlah waktu kalian untuk berjalan kaki.

Share This :

0 comments:

Post a Comment